Seiring berjalannya waktu
aku berjalan mengikutinya
karena rencana terkadang tak sesuai pada akhirnya
lalu buat apa terpaku?
waktu terkadang terasa lebih lama
jika kita menantikan sesuatu
tetapi terasa lebih cepat
saat kita tak lagi peduli
melihat banyak orang membawa "kopernya"
aku tersadar
jika mereka masih bisa tersenyum sekarang
mungkin hidup memang tak seberat itu
walau telah ditambah dengan "koper-koper"
jadi sekarang aku hanya menunggu satu hal
di saat aku seperti mereka
dapat tersenyum seraya membawa "koper" ku sendiri
dan meyakinkan orang lain bahwa hidup itu.........
"gitu aja"
No comments:
Post a Comment